10 Tempat Wisata Populer di Pulau Bali

Salah satu tempat Wisata Populer di Bali

10 Tempat Wisata Populer di Pulau Bali | Pulau Bali memiliki sangat banyak objek wisata menarik untuk dikunjungi, mulai dari objek wisata alam dan aktivitas wisata seni dan budaya Bali. Namun tahukah pembaca? Bahwa masing – masing wisatawan dari tiap negara, memiliki tempat liburan favorit di Bali yang berbeda-beda! Mungkin ada yang tahu, mungkin juga ada yang belum tahu. Maka itu, pada halaman ini, saya akan menuliskan 10 tempat wisata favorit wisatawan Indonesia di Bali. Ingin tahu apa saja 10 tempat wisata di Bali favorit wisatawan Indonesia? Silakan anda lihat di bawah ini!

Taman Wisata Tirta Gangga

Selain pantai, Bali punya warisan kerajaan bersejarah yang epik banget buat dijajaki. Salah satunya adalah Tirta Gangga yang ada di Jalan Abang, Amlapura, Kabupaten Karangasem, Bali.

Berwisata di sebuah taman kerajaan bisa menjadi sebuah pengalaman yang baru dan menyenangkan. Terutama jika liburan yang Anda habiskan bersama keluarga dilakukan dengan mengunjungi Taman Wisata Tirta Gangga Bali. Pastinya keindahan alam dan kemegahan ornamen kerajaan dapat Anda temukan di sini.

Tirta Gangga dahulunya merupakan taman air milik Kerajaan Karangasem yang dibangun oleh Raja Karangasem, Anak Agung Anglurah Ketut Karangasem Agung pada tahun 1946. Tirta Gangga berasal dari kata “Tirta” yang bermakna air suci dan kata “Gangga” yang merupakan nama sebuah sungai suci di India.

Dari namanya inilah, dimaksudkan bahwa taman wisata ini memiliki air suci yang berasal dari Sungai Gangga, dan sebagai bentuk penghormatan kepada masyarakat pemeluk agama Hindu.

Tirta Gangga dibangun di lahan seluas 1,2 hektar yang memanjang dari timur ke barat di kawasan persawahan. Ada tiga bangunan yang menjadi dominasi karakternya yakni terdapatnya patung, bangunan kolam dan areal perkebunan. Semua bangunan tersebut memiliki makna tersirat di dalamnya.

Kondisi alam Tirta Gangga sangatlah sejuk, hal ini dikarenakan letaknya di kaki Gunung Agung. Keasrian dan kesejukan lokasinya inilah yang membuat wisatawan nyaman dan betah untuk berlama-lama mengunjungi obyek wisata ini. Suasana tenang dan damai Tirta Gangga sangatlah cocok sebagai pelepas lelah dan penghilang penat dari aktivitas kehidupan yang melelahkan.

Di gerbang pertama, wisatawan akan disambut oleh patung-patung yang berbaris rapi layaknya prajurit. Pengunjung dapat menyusuri kolam dengan berjalan kaki di atas kolam dengan jalan setapak yang terbuat dari batu yang tersusun rapi seperti rangkaian jembatan. Anda dapat berfoto selfie dengan latar belakang patung-patung yang ada di kolam sehingga nampak lebih berkarakter.

Tak jauh dari kolam terdapat taman yang memiliki menara air yang tingginya 10 meter. Menara air ini bentuknya berundak-undak laksana atap pura. Air yang ada di kolam Tirta Gangga berasal dari sumber air yang bahkan oleh masyarakat setempat dianggap suci dan digunakan untuk kegiatan upacara adat.

Selain kolam yang terdapat air suci, ada juga kolam renang yang diperuntukkan bagi wisatawan. Jika ingin berenang di kolam ini, pengunjung harus membayar kembali 6 ribu rupiah. Kolam yang digunakan adalah kolam air sanih yang juga memiliki air jernih dan segar. Kolam renang untuk anak-anak dibedakan dengan dewasa karena kedalaman kolamnya berbeda. Jangan lupa membawa handuk dan pakaian ganti setelah basah badan selepas berenang.

Selepas lelah berenang dan menikmati keindahan alam di lokasi Tirta Gangga, pengunjung dapat mencicipi berbagai menu masakan yang disuguhkan restoran yang terletak di sebelah atas. Bahkan pengunjung juga dapat membeli souvenir dan oleh-oleh di pusat oleh-oleh yang terdapat di sana.

Lokasi Taman Wisata Tirta Gangga

Taman Wisata Tirta Gangga terletak di Desa Ababi, Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem. Lokasinya terletak sekitar 5 kilometer sebelah utara dari pusat Kota Amlapura. Jika dari Kuta berjarak sekitar 75 kilometer dengan waktu tempuh kurang lebih 2 jam perjalanan.

Harga Tiket Masuk Taman Wisata Tirta Gangga

Tempat wisata di Bali terkenal dengan kolam batu berisi ikan mas dan dikelilingi air mancur, memijakkan kaki di sini bakal bikin kamu otomatis pengin pose ala permaisuri. Ngomong-ngomong, tiket masuknya cuma Rp30 ribu aja, lho!

Baca juga: 1o Hal Yang Harus dipersiapkan Sebelum Naik Pesawat

Wisata Candi Lempuyangan

Karena mayoritas beragama Hindu, pura jadi tempat ibadah yang tentu saja banyak kamu temui di Bali. Tapi salah satu tempat wisata di Bali yang paling indah dan bikin orang jatuh hati adalah Pura Lempuyangan di Bunutan, Abang, Kabupaten Karangasem.

Sekilas Pura Lempuyangan

Pura Lempuyangan atau Pura Lempuyangan Luhur yang biasa disebut oleh masyarakat, merupakan salah satu tempat suci bagi umat hindu yang terletak di bagian timur Bali yang tepatnya di Kabupaten Karangasem. Pura yang terletak di dataran tinggi Gunung Lempuyangan ini memiliki 1.700 anak tangga yang harus kamu lewati untuk menuju puncak.

Dalam perjalanannya kamu bisa berinteraksi dengan monyet abu-abu ekor panjang yang seakan senantiasa menemani perjalananmu. Biarpun terlihat jinak, namun kamu harus tetap hati-hati.

Saat berkunjung ke pura ini kamu akan disuguhkan pemandangan tiga anak tangga yang menjulang tinggi ke atas menuju puncak pura ini. Setelah sampai di atas kamu bisa melihat pemandangan yang lebih indah dengan alamnya yang hijau membentang. Tak hanya itu, banyak sekali tempat tempat yang menarik yang bisa kamu jadikan spot foto yang sangat instragamable.

Alamat Pura Lempuyangan

Kamu bisa menemukan pura ini yang berlokasi di Banjar Purwa Ayu, Tribuana, Abang, Karangasem, Bali. Bali memang sudah dikenal dengan tempat wisatanya yang sangat indah dan beraneka ragam. Kurang puas tentunya jika berlibur ke Bali hanya mengunjungi satu tempat saja.

Kamu bisa mengunjungi tempat wisata lain yang dekat dengan pura ini seperti, Gude Bali Tours yang letaknya paling dekat dengan pura, Abyss Dive Center Bali yang berjarak 6,5 km, atau kamu juga bisa mengunjungi Tirta Gangga yang berjarak 10 km.

Harga Tiket

Harga tiket masuk yang ditawarkan untuk tempat wisata ini sebenarnya tidak ada. Pengunjung hanya dikenakan tarif parkir sebesar Rp 5.000,00.

Sejarah Candi Lempuyangan

Dalam sebuah buku yang diterbitkan oleh Dinas Kebudayaan Bali tahun 1998 yang berjudul “Lempuyangan Luhur” dijelaskan bahwa Lempuyangan berasal dari kata “lampu” yang bermakna sinar, dan “hyang” yang memiliki makna Tuhan. Sehingga diartikan sinar suci Tuhan yang benderang.

Dalam Lontar Kutara Kanda Dewa Purna Bangsul diceritakan sang Hyang Parameswara menugaskan putranya Sang Hyang Agnijayasakti turun ke Bali untu menjaga kesejahteraan Bali dan bertahta di Gunung Lempuyangan bersama dengan dewe-dewa yang lain.

Sekitar tahun 1950 baru terdapat tumpukan batu dan sanggar agung yang terbuat dari pohon hidup yang memiliki ukuran sangat besar. Namun di bagian timur pohon itu sudah tidak ada lagi, diperkirakan pohon itu sudah tumbang atau mati tanpa memiliki generasi yang meneruskan. Dan pada tahun 1960 barulah dibangun dua padma kembar, dan satu padma tungga yang menuju ke Bale Piyasan.

Baca juga: 10 Tempat Wisata Populer di Tangerang Selatan

Wisata Pantai Jasri

Pantai Jasri sendiri terdiri dari tiga buah bagian, seperti pantai Jasri Timur, Menteng dan Dalem Jasri. Untuk Jasri Timur digunakan oleh warga untuk melakukan upacara keagamaan seperti upacara melasti dan prosesi saat ngaben.

Pantai Menteng sebagai tempat para nelayan untuk melaut, di sini anda bisa menyaksikan jejeran perahu nelayan yang menghiasi bibir pantai, sebuah pemandangan alam cantik yang layak di abadikan.

Sedangkan pantai Dalem Jasri menawarkan ombak yang tinggi dan gelombang yang memanjang, sehingga sangat ideal bagi mereka yang suka rekreasi surfing. Pada sore harinya, bias jingga matahari terbenam atau sunset terlihat indah dan instagramable di atas langit pantai Jasri.

Air laut pantai Jasri jernih, sehingga anda bisa mandi dan berenang namun demikian perlu berhati-hati, karena belum ada petugas jaga di sini, anda juga bisa melakukan rekreasi snorkeling di sini. Jika anda hobi memancing, maka anda bisa sewa perahu nelayan, merasakan strike ikan-ikan di kawasan laut Bali Timur.

Pesisir pantai Jasri berpasir hitam dengan batu koral (berkerikil) pada sepanjang pantainya. Pada sejumlah bagian pantai tersebut mengalami abrasi, namun demikian disiasati dengan menempatkan batu-batu gunung berukuran besar, untuk menahan ombak, sehingga pantai ini masih tetap terlihat alami.

Pantai Jasri selain banyak dikunjungi warga lokal sekitar, juga oleh sejumlah wisatawan yang menginap di kawasan tersebut, termasuk juga wisatawan luar yang hobi surfing dan mereka yang suka tempat-tempat sepi. Sebuah tempat liburan yang ideal untuk semua kalangan, termasuk keluarga dan anak-anak.

Akses Ke Pantai Jasri

Jika anda ingin menjelajahi wilayah Bali Timur lebih jauh, anda bisa sewa mobil dan mengunjungi berbagai tempat populer yang ditawarkan, dan banyak juga objek wisata terbaru di kawasan ini, sehingga aktivitas liburan anda tidak membosankan.

Akses menuju objek wisata pantai Jasri ini cukup mudah dan letaknya cukup strategis, sehingga mereka yang mau berkunjung ke sini, tidak perlu khawatir nyasar.

Kalau dari arah Denpasar berada di jalur utama Denpasar – Karangasem, bertemu dengan pertigaan di desa Jasri maka belok kanan yang juga searah dengan objek wisata taman Ujung, ikuti jalan tersebut sampai di ujung jalan sekitar 1.5 km dari pertigaan, maka anda tiba di pantai Jasri.

Ice Cream World

Terlepas dari isu plagiarism terhadap Museum of Ice Cream, Los Angeles, Amerika Serikat, Ice Cream World Bali jadi destinasi tempat wisata di Bali yang paling banyak dicari. Wisata baru di jalan By Pass Ngurah Rai Nomor 4, Denpasar, ini jadi surga para pemburu foto-foto aesthetic.

Ruangan dengan tema lucu, warna-warna ceria, properti yang super Instagenic bikin kamu gak bisa puas pencet tombol shutter. Di akhir perjalanan, kamu bisa juga mencicipi es krim berbagai rasa!

Hidden Canyon, Beji Guwang

Kayaknya tempat wisata di Bali ini berunsur “hidden” dijamin punya pemandangan yang bisa bikin orang sejagad raya iri hati. Hidden Canyon Beji Guwang misalnya.

Cuilan harta karun tersembunyi di Pulau Dewata ini berlokasi di Jalan Sahadewa, Kabupaten Gianyar, Bali. Ngarai super indah ini gak cuma menarik perhatian wisatawan domestik, tapi juga para turis mancanegara.

Pantai Karma Kandara

Begitu sampai Pantai Karma Kandara, kamu gak akan lagi kepikiran mampir ke Pantai Kuta kalau besok-besok liburan ke Bali.

Pantai di Desa Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, Kabupaten Badung ini suasananya sangat tenang, jauh dari hiruk pikuk kota, karena lokasinya cukup terpencil. Pasir putih yang lembut dan air sejernih kristal adalah teman terbaik yang bisa kamu temukan di sini.

Taman Safari Bali

Tahu gak sih, Taman Safari Bali pernah menyabet Indonesia Award Winning Theme Park, lho! Beda dari dua Taman Safari lainnya, di sini suasananya dibikin Bali banget dengan banyak ukiran dan arca di dalamnya.

Hewan yang menghuni pun didatangkan langsung dari India, Afrika, dan satwa endemik Indonesia sendiri. Lokasinya ada di Jalan Bypass Prof. Dr. Ida Bagus Mantra, sekitar 17 kilometer dari Denpasar.

Gemitir Garden

Bisa dibilang Taman Gemitir hadir dari sebuah ketidaksengajaan. Tempat wisata di Bali awalnya cuma ladang sayur punya warga setempat ini akhirnya hits, karena taman bunga marigold khas Amerika Tengah yang super aesthetic tumbuh. Para traveler pun banyak yang singgah karena memang pemandangannya indah banget.

Sharma Springs Bamboo

Kalau datang ke Bali tujuannya untuk staycation dan melepas penat, Villa Sharma Springs Bamboo bisa jadi salah satu referensi terbaik wisata di Bali terbaru.

Tempat wisata di Bali ini sepertinya akan tetap mengembalikan zen kamu meski gak ke mana-mana, karena dengan datang ke sini saja kamu akan disodori keindahan Sungai Ayung dan hutan yang asri. Bonusnya? Bisa foto-foto di instalasi serba bambu yang Instagramable ini!

Air Terjun Aling-Aling

Tempat wisata di Bali yang satu ini suka bikin orang lupa kalau Air Terjun Aling-Aling bukan punya pribadi. Habisnya, suasana di sini private banget karena sunyi dan jarang dijajaki pengunjung.

Air terjun setinggi 12 meter ini dikelilingi tebing serta rimbunnya pepohonan, belum lagi airnya yang jernih dan menyegarkan. Adem banget, kan? Kamu yang pengin merasakan punya air terjun pribadi, coba datang ke Jalan Raya Desa Sambangan, Sukasada, Kabupaten Buleleng.

Tegalalang Rice Terrace

Sunrise gak cuma indah kala keluar dari balik gunung atau garis pantai saja. Area persawahan yang ikonik di Ubud ini juga bisa jadi spot terbaik menikmati detik-detik naiknya matahari pagi.

Persawahan dan terasering yang berjajar dengan indahnya, membuat kawasan “terhijau” di Bali ini banyak jadi tujuan mereka penikmat suasana pedesaan yang sejuk dan tenang.

Pasar Tradisional Ubud

Jika kamu suka dengan tas kerajinan rotan dan rajin perhatikan postingan para influencer dan Instagramer, tas bergaya folk ini pasti banyak berseliweran sampai akhirnya memunculkan tren fashion baru.

Kalau kamu kebetulan lagi mampir ke Ubud, Bali, tas seperti ini bisa kamu temukan di Pasar Seni Ubud di Jalan Raya Ubud, Gianyar, Bali. Lumayan juga tuh kalau sekalian buka jasa titip!

Demikianlah postingan kali ini mengenai “10 Tempat Wisata Populer di Pulau Bali”. Semoga bermanfaat buat Sahabat Hobi Nulis.